
Ritual Kota Lodoyo adalah sebuah ritual dari sudut kota Blitar. Dalam ritual yang diadakan pada bulan Maulud ini dilakukan siraman Gong Kyai Pradah. Sebuah gong bersejarah di arak keliling kampung lalu dimandikan di tengah alun-alun kota. Konon kabarnya siapa yang terkena air bekas memandikan gong tersebut bisa menjadi awet muda. Siraman Gong Kyai Pradah mirip dengan ritual Sekaten di Yogyakarta dan Solo.
Menjelang pemilihan kepala daerah bupati kota Blitar, Gus Dur pernah datang ke tempat ini untuk melakukan ziarah bersama calon bupati Herry Z.. Dan ternyata Herry terpilih menjadi Bupati. Warga sekitar beranggapan bahwa Gong Kyai Pradah masih berpetuah dan mampu membuat Herry menjadi bupati.
Ritual siraman ini sendiri ternyata mempunyai aspek bisnis yang cukup besar. Banyak pedagang yang memanfaatkan acara ini untuk meraup keuntungan dari berbagai macam dagangan yang digelar selama kurang lebih satu bulan sebelum acara puncak.
(Dikutip dari Wikipedia)























Maret 11, 2009 pukul 9:42 am
Blitar kota kenangan. 2 Juni – 20 Juni 2003, saya dipercaya menjadi Program Director acara Silaturahmi Kebangsaan 2003 di Blitar. Selama 20 hari saya harus menyelenggarakan Seminar di Pendopo kabupaten Blitar. Soal pembicara dari Jakarta sudah dipersiapkan selama 6 bulan. Tapi untuk mencari pendengar? Itulah acara yang membuat adrenalin saya berjumpalitan.
Ada beberapa hikmah. Saya kenal dengan anak-anak-nya Cak Nun, sayang saya kehilangan kontak. Cak Anang dari Malang dan teman-teman Padhang Builan Blitar sangat mensukseskan acara Padang Bulan di Blitar.
Adakah yang bisa membantu saya supaya ada hubungan lagi?
Matur Nuwun,
Salam Perjuangan!
Maret 11, 2009 pukul 8:04 pm
Makasih Mas Estu atas kunjungannya. Saya akan coba bantu cari info atas keberadaan kawan2 lama njenengan. Matur nuwun.